Salamatan Sedekah Laut Tradisi Nelayan TPI Desa Karangduwur
Salamatan sedekah laut merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh para nelayan di sepanjang pantai selatan salah satunya di Desa Karangduwur. Kegiatan tersebut sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, berkah dan rezeki yang diberikan Tuhan melalui hasil laut yang menjadi sumber penghasilan para nelayan. Tradisi tersebut sudah turun temurun dilaksanakan di Desa Karangduwur dan tidak pernah ditinggalkan meskipun zaman sudah moderen seperti saat ini.

Salamatan sedekah laut atau orang Karangduwur sebut dengan istilah melabuhi dilaksanakan pada bulan kapat pada perhitungan bulan jawa. Adapun serangkaian kegiatan salamatan sedekah laut yang dilaksanakan melalui persiapan, larungan dan salamatan kenduri. Dalam persiapan dibutuhkan berbagai sesaji yang memiliki fungsi dan makna tersendiri, ini menunjukan kebesaran Tuhan YME dan bersifat kejawen. Setelah semua siap selanjutnya adalah larungan, sesaji yang sudah disiapkan kemudian dilarungkan ke tengah laut. Yang kemudian dilanjutkan dengan kenduri dan doa sebelum bersama-sama menyantap hidangan yang sudah dibawa oleh para nelayan.
Secara umum kegiatan salamatan sedekah laut ini memiliki makna yang kuat antar sesama, yaitu saling menghormati antar masyarakat dan gotong royong. Sedangkan secara khusus kegiatan salamatan sedekah laut memiliki tujuan tersendiri untuk memohon keselamatan kepada Tuhan YME, mengucap rasa syukur atas berkah selama satu tahun, dan mengucapkan rasa kebersamaan antar warga Desa Karangduwur.






